Home

Login Komunitas

Anggota Baru

offline 06/09/2010
chaillamymn
offline 01/09/2010
NetlemamBarne
offline 01/09/2010
Neumberma
offline 01/09/2010
baniDelfflige

Index Iklan Gratis

Bunga Potong Agar Awet Tetap Perlu Makanan PDF Cetak E-mail
Peringkat Pengguna: / 1
JelekBagus 
Kualitas bunga potong dilihat dari lamanya umur relatif bunga potong dalam keadaan tetap segar dan indah setelah dipotong dari tanaman induk dan memiliki karakteristik daya tarik/keindahan visual seperti aroma, tekstur bunga, tangkai, daun dan lain-lain. Buletin Teknopro, yang diterbitkan oleh Departemen Pertanian menuliskan tips bagaimana memperpanjang kesegaran bunga potong. Antara lain, meskipun sudah dipotong dari pohon induknya, bunga potong masih tetap memerlukan makanan berupa karbohidrat.

Bunga yang sudah dipotong dari tangkainya harus “diawetkan” agar tetap segar atau mempepanjang masa segar bunga. Prinsip pengawetan adalah menambah makanan, menurunkan pH air (menambah keasaman air), menghambat proses pembusukan (menghambat perkembangbiakan bakteri).


Menambah makanan


Setelah bunga dipanen, proses fotosintesis akan berkurang atau tidak terjadi karena keadaan yang memadai untuk proses itu tidak tercapai lagi. Artinya bunga potong sudah tidak bisa memproduksi karbohidrat lagi. Padahal proses respirasi atau bernafas atau pembakaran karbohidrat masih terjadi. Bila cadangan karbohidrat tidak mencukupi bunga potong akan layu dan mati lebih dini.


Ciri-ciri bunga potong kekurangan karbohidrat adalah daun menguning dari bawah sampai ke atas dan rontok satu per satu, warna bunga memudar dan petalnya menjadi kurus/tipis.


Supaya proses respirasi tetap berlangsung, bunga potong harus diberikan tambahan karbohidrat yaitu cairan gula putih (sukrosa). Bentuk molekul cairan gula putih paling efisien dan sipa pakai selain mudah ditransportasikan ke sel-sel tanaman. Takaran pemberian gula putih adalah kurang lebih 1-2% gula per satu liter air bersih atau 10-20 gram per liter air.



Menurunkan pH air


Penyerapan air sangat penting untuk mengganti penguapan air dari permukaan bunga atau daun (evapotraspirasi). Bila kekurangan air, bunga akan cepat layu atau kering. Berbagai penelitian menunjukkan bunga potong menyerap air dengan maksimum bila pH air antara 3,5-4,5 atau tingkat keasaman air tinggi.


Untuk membuat air dengan pH ideal itu, bisa menambahkan asam sitrat 200-600 mg per liter air atau asam benzoat 200-600 per liter air, atau alumunium sulfat 200-300 mg per liter air.


Asam sitrat dan asam benzoat juga bersifat antibiotik yang menghambat perkembangbiakan bakteri. Alumunium sulfat berguna untuk air yang kesadahannya tinggi (banyak mengandung zat kapur, magnesium).


Menghambat proses pembusukan


Air yang dipakai untuk “merendam” tanaman biasanya tidak steril. Bunga potong yang direndam air merupakan bahan organik yang menjadi media pertumbuhan bakteri. Tanda-tanda bakteri telah berkembang melebihi batas adalah ketika terjadi pembusukan yang akan menyebarkan bau busuk yang tidak enak. Bakteri yang ada akan menyumbat saluran vaskular, sehingga air tidak dapat diserap oleh tanaman. Jika suplai air tidak cukup bunga potong akan layu.


Untuk menghindari hal ini, pakailah air yang bersih ditambah bahan pengawet dan buanglah daun-daun yang akan terendam air. Bakteri-bakteri ini juga menjadi penyebab timbulnya gas etilen yang tidak baik.


Bahan-bahan yang umumnya dipakai untuk mencegak tumbuhnya bakteri adalah:

1. 8-HQS (8-hydroquinoline sulphate)/8-HQC (8-hidroquinoline citrate), dengan dosis 200 mg/liter air.

2. Physan-20, dosis 200 mg/liter.

3. Perak nitrat (AgNO3), dosis 50 mg/liter (Catatan: harganya sangat mahal).

4. PTS (perak tiosulfat), dosis 50–100 mg/liter.

5. Sodium hipoklorit 4 ppm. Zat ini terkandung dalam cairan pemutih dengan konsentrasi 5%. Tambahan tiga tetes cairan pemutih ke dalam satu liter air.


Catatan: pemberian berlebihan akan berdampak buruk pada bunga potong.


Bahan pengawet


Bahan pengawet mengandung semua unsur yang menjadi sumber makanan, penurunan pH air dan penghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Campuran gula dengan asam sitrat/asam benzoat sudah memenuhi ketiga syarat di atas. Bentuknya yang kering dan bubuk mempermudah pemakaian dan harganya relatif sangat murah.


Gunakan selalu wadah yang terbuat dari bukan logam. Bunga potong ditaruh dalam larutan pengawet minimal selama 1 jam (4 jam optimum). Bunga-bunga yang sangat sensitif terhadap etilen (seperti carnation, ghypsophilla, lili dan lainnya) harus dirawat dengan PTS/AgNO3.


Bila sudah diketahui berapa perbandingan bahan-bahan pengawet untuk dilarutkan ke dalam air dari tiap-tiap lokasi (kualitas air berbeda disetiap tempat), maka bahan-bahan tersebut dapat dibuat pre-mixed dan dipakai menurut takaran yang telah dicoba. Ingat, semua pangkal bunga potong harus terendam air larutan tersebut!



















Hits: 1475
Comments (1)Add Comment
Silver nitrate
written by David, July 10, 2008
Dimana beli silver nitrate ? Berapa lama bunga bisa tahan kalau di tambah silver nitrate ?

Terima kasih
report abuse
vote down
vote up
Votes: -1

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
smile
wink
laugh
grin
angry
sad
shocked
cool
tongue
kiss
cry
smaller | bigger

busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >