Penampilan bunga krisan dengan aster memang sangat mirip. Terlebih kalau hanya melihat bunganya semata, bisa-bisa kita 'tertipu'. Sebab, setelah uji penyilangan sering berhasil, ragam bunga krisan dan aster pun kini semakin banyak. Krisan, queen of the east
bentuk daun krisan (Chrysanthemum morifolium), khusus pada bagian tepi, tampak bercelah dan bergerigi. Daun tersebut tersusun berselang-seling pada cabang atau batang. Sedangkan batangnya tumbuh tegak, berstruktur lunak, dan berwarna hijau. Namun demikian, bila batang dibiarkan terus tumbuh, maka batang pun akan menjadi keras berkayu dan warnanya menjadi hijau kecokelat-cokelatan. Bunga krisan tumbuh tegak pada ujung tanaman dan tersusun dalam tangkai berukuran pendek sampai panjang. Yang menarik adalah bentuk bunganya. Beraneka ragam dan bisa dikelompokkan menjadi 5 golongan sebagai berikut: 1. Tunggal Pada setiap tangkai hanya memiliki satu kuntum bunga. Piringan dasar bunga sempit dan susunan mahkota hanya satu lapis. 2. Anemone Sekilas mirip dengan bunga tunggal, tapi piringan dasar bunganya lebih tebal dan lebar. 3. Besar Di setiap tangkai hanya terdapat satu kuntum, tetapi ukurannya besar (bisa mencapai 10 cm). Saking gedenya hingga piringan dasar tidak kelihatan. 4. Pompon Karakteristik bentuk bunga pompon adalah bulat mirip bola, mahkota bunga menyebar ke segala penjuru, dan piringan dasar bunganya tidak tampak. 5. Dekoratif Sesuai namanya, penampilannya memang sangat dekoratif. Punya mahkota bunga bertumpuk-tumpuk rapat, di tengah pendek dan bagian tepinya memanjang. Kuntum bunga krisan pun ternyata juga memiliki karakter masing-masing, antara lain: 6. Standar Setiap tangkai memiliki 1 kuntum bunga, biasanya berukuran besar. Perlu diketahui, tanaman krisan semula memiliki beberapa kuntum bunga pada setiap tangkainya. Namun, berkat teknik disbudding, jumlah kuntum bunga dibuat hanya satu, yang kemudian dikenal sebagai krisan standar atau krisan tunggal. Contohnya: krisan Shamrock, dark red pompon, regal mist, Borholm, dan sebagainya. 7. Spray Setiap tangkai memiliki sekitar 10 - 20 kuntum bunga, namun diameternya kecil-kecil, sekitar 2 - 3 cm. Contohnya krisan Puma, Salmon, Granada, Klondike, dan sebagainya. WARNA YANG BERMAKNA Dewasa ini dikenal lebih dari seribu varietas krisan yang tersebar di seluruh dunia. Padahal, tanaman krisan semula hanya digemari oleh masyarakat Cina. Ternyata, orang Jepang lebih duluan memberdayakan krisan. Bahkan, saking bangganya terhadap bunga ini, krisan dijadikan simbol kekaisaran Jepang dan disebut Queen of the East. Selang waktu berikutnya, tanaman krisan pun menyebar ke kawasan Eropa, lalu Asia. Konon, krisan masuk ke Indonesia pada abad ke-17, tapi baru mulai dikembangkan tahun 1940 di daerah Cianjur, Cisarua, Lembang, Brastagi, dan Bandungan. Bunga krisan sering digunakan sebagai bunga potong dalam berbagai kegiatan. Uniknya, warna bunga krisan bisa dikaitkan dengan 'makna' kegiatan itu sendiri. Misalnya pada upacara kematian dipilih krisan berbunga putih dan ungu. Kemudian, di hari Valentine disuguhkan krisan merah dan pink. Upacara pernikahan memakai krisan putih, kuning, ungu, atau merah. Juga pada kegiatan imlek, saat krisan merah dan putih tampil dominan. Sebagai bunga potong, krisan juga dipakai untuk bahan dekorasi ruangan, jambangan bunga, rangkaian aneka macam variasi bunga, dan sebagainya. Beberapa krisan yang digunakan sebagai bunga potong antara lain: a. Puma, berbunga putih, bentuk bunga anemone, diameter bunga dan mata bunga 45 mm/25 mm. b. Salmon, bentuk bunga tunggal, berwarna pink, diameter bunga dan mata bunga 70 mm/15 mm. c. Gold van Langen, bentuk bunga tunggal, berwarna kuning emas, diameter bunga dan mata bunga 65 mm/18 mm. Selain sebagai bunga potong, krisan juga digunakan sebagai tanaman hias yang ditanam dalam pot. Contohnya beberapa krisan asal Amerika yang telah dikembangkan di Indonesia dan diberi nama-nama tokoh wayang. Misalnya Krisan Shinta yang berbunga kuning, tipe tunggal, dan ukuran bunga cukup besar. Lalu krisan Kunti yang berbunga putih bersih, tipe anemone, serta krisan Srikandi dengan bunga merah tua dengan bagian tengah kuning, tipe dekoratif. *** (dikutip dari ; tabloid nova)
|