rawabelong.com

Official site

Bang H.Bachtiar

1 min read

Sanggar Si Pitung

Salah satu upaya untuk menjaga kelestarian sejarah Si Pitung dilakukan warga Rawa Belong dengan membangun Lembaga Agama dan Kebudayaan Sanggar Si Pitung, yang didirikan pada 1995. Di sanggar yang terletak di Jalan Yusuf RT 004 RW 011 No 8, Rawa Bellong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat inilah, anak-anak serta remaja Rawa Belong menimba ilmu mengaji dan silat khas Rawa Belong. Cingkrik, begitu aliran silat itu tersohor. 


Bang H.Bachtiar ingin melestarikan nilai Betawi sehingga ia mendirikan Sanggar Si Pitung pada 1995. Mengapa namanya Si Pitung?

“Kita tahu bahwa Si Pitung berasal dari Rawa Belong. Jadi ini adalah panggilan moral ingin melestarikan perjuangan Si Pitung,” ujar Bachtiar.

Konsep ikhlas diterapkan sanggar ini. Untuk belajar silat cingkrik, siswa tak perlu membayar. Gratis. “Coba saja cek ke anak-anak yang latihan, tak ada yang membayar,” ungkapnya. Latihan pencak silat merupakan bagian semangat Bang Bachtiar yang ingin berbagi ke banyak orang. “Syukur anak-anak mau latihan. Ini menghindari anak-anak dari pergaulan negatif,” ujarnya.

Pandangan dan pengalamanya yang luas mengenai Betawi, membuat saya merasa senang bersua dengan Bachtiar. Obrolan hangat mengalir deras. Cerita bergulir, mulai dari kisah Si Pitung, Mat Item, lenong denes, lenong preman, kembang kelapa. Semuanya telah menjadi ikon Betawi. Dia juga bercerita telah menerima beragam penghargaan dari negara karena upayanya dalam melestarikan seni budaya Betawi.

Lantaran malam makin pekat, saya undur diri. Salut buat aktivitas melestarikan seni Betawi. Semoga Sanggar Si Pitung semakin maju.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *