rawabelong.com

Official site

Perguruan Cingkrik Rawa Belong ( PERCIRA)

9 min read

Pencak Silat Tradisional Betawi Cingkrik Rawa Belong dikenal sebagai seni beladiri khas Betawi   ( the arts of self defense ) sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yang ditetepkan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan pada tanggal 4 Oktober 2017 oleh Prof. Dr. Muhadjir Effendy. merupakan suatu khasanah kearifan lokal masyarakat betawi asli indonesia dimana pelesarian dan pengembangannya merupakan tanggung Jawab kita bersama sebagai warga negara indonesia secara khusus masyarakat betawi.

Dalam kehidupan masyarakat betawi, Pencak Silat Tradisional Betawi Cingkrik Rawa Belong merupakan suatu kegiatan yang masih ditumbuh kembangkan karena merupakan warisan turun temurun dari nenek moyang masyaraka betawi Rawa belong, hingga saaat ini keberadaaannya masih terus di lestarikan oleh para ahli Pencak Silat Tradisional Betawi Cingkrik Rawa Belong.

Untuk dapat mempromosikan dan memasarkan Pencak Silat Tradisional Betawi Cingkrik Rawa Belong ke mancanegara maka harus dilakukan pelatihan silat tardisional baik untuk dipersiapkan mengikuti kegiatan-kegiatan festival guna untuk dapat mempromosikan kekayaan seni gerak dan keindahannya Pencak Silat Tradisional Betawi Cingkrik Rawa Belong.

Pencak silat ini mempunyai lima aspek penting yang menjadi tujuan dari pencak silat itu sendiri. Dimana kelima dari aspek dan tujuan tersebut saling berhubungan satu sama lain sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh.

Oleh karna itu untuk tetap menjaga kelestarian Pencak Silat Tradisional Betawi Cingkrik Rawa Belong Sebagai budaya Khas Betawi, diperlukan pelatihan yang terencana dan terarah agar mampu menampilkan keindahan, kekayaan gerak Pencak Silat Tradisional Betawi Cingkrik Rawa Belong untuk mengikuti festival-festival pencak silat baik nasional dan internasional.

Sejarah berdirinya PERCIRA dan FIlosofi mengenai Percira itu sendiri, bagaimana terentuknya, pengembangannya, perjalanan penampilan-pelampilan dalam kegiatan masyarakat atau pemerintah dan beragai penghargaan- penghargaan yang sudah di raih.

 


Filosofi

Nama Perguruan :   Perguruan Pencak SIlat Cingkrik Rawa Belong

Logo Perguruan :

5 pilar                          : Artinyasholat 5 waktu, subuh, dhohor, ashar, magrib, isya

  • Rantai5                        : Artinya jalinan siraturahmi 5 wilayah Barat, Utara, Timur.  Selatan
  • Pasang pukul               :  Sebagai ciri khas silat cingkrik
  • Tulisan PERCIRA           : Singkatan dari PERGURUAN CINGKRIK RAWA  BELONG
  • Warna : Dasar logo Kuning      :  Menyinari keberlangsungan pengemangan dan pelestarian main pukul cingkrik
  • Pita Merah :  kemakmuran dan kesuburan
  • Perguruan Cingkrik Merah   : suatu karakter pemberi dan tanggung

Sejarah terbentuknya Perguruan Cingkrik Rawa Belong (PERCIRA)

Perguruan Pencak Silat Cingkrik Rawa belong didirikan oleh Suwarno yang biasa di kenal dengan sebutan “Baba Warno”. Sedikit cerita BabeWarno lahir di jakarta pada tanggal, 06 juni 1945 sejak kecil beliau sudah sangat menyukai seni beladiri lalu pada umur (13 Tahun) beliau belajar Pencak Silat Cingkirk yang dilatih langsung oleh kong UMING bin Khasim(Alm.) di daerah Jln Salam, dan Kong Uming belajar dari Ki Ajid (Alm.) mengembangkan ilmu silat di Rawa Belong beliau belajar dariKi Maing yang dulunya tinggal (Jalan Penghulu namun sekarang berubah nama jalan menjadi Jln Adam,Suka bumi Ilir)

Almarhum Babe Suwarno Bin Ayub

Menurut cerita dari Babe Warno sendiri, sanat Silat Cingkrik yang dipelajarinya didapatkan dari kong H.Uming (Alm.) Bin Kasim, Ki Ajid mendapatkan ilmu silat dari Ki Maing (Alm)bin Muayar,

Perguruan Pencak Silat Cingkrik Rawa belong (PERCIRA) dibawah asuhan dan bimbingan babe Suwarno yang biasa di kenal dengan sebutan “Babe Warno”..pada umur Babe Warno yang 73 tahun beliau berpulang ke rahmatuulah, Pencak Silat Cingkrik pada zaman dahulu hanya diwariskan & diajarkan hanya kepada kerabat sendiri ataupun dengan kata lain “Silat Keluarga”.

Sejarah singkat mengenai Nama suwarno adalah yakni nama pemberian orang tua asuh babe warno, ketika masih kecil babe warno ikut tinggal di daerah cimahi bersama kakak perempuan paling tua yaitu siti aisyah, yang memiliki suami Raden Djikan, keturunan jawa ( pacitan) sejak umur 1 tahun, nama pemberian dari kong ayub yakni babe kadung dari baba warno yaitu anwar, setelah ikut tinggal bersama kakak perempuan dan suami yang keturanan jawa maka nama anwar diganti suwarno, dan lebih dikenal dengan sebutan Babe Warno. Yakni asli keturunan betawi dari ayahnya yang bernamaAyub dan ibunya sopiah, keturunan betawi rawa belong umur 9 tahun babe warno kembali ke Jakarta pulng kerumh org tuanya di rawa belong.

Babe warno Sejak tahun (1958) s/d (1960 )beliau belajar silat cingkrik dari kong uming, menurut babe warno saat itu belajar silat tidak mudah, harus megabdi terlebih dahulu kepada guru, bentuk pengabdian babe warno yakni setiap pulang sekolah Babe Warno membantu kong uming untuk menyiram tanaman karena kong uming adalah petani pohon yang tinggal di sukabumi ilir namun sekarng di sebut jalan salam. Setelah membantu menyiram air, mencaridaun-daunanuntukmakanankambing, kayu bakar Babe Barno baru di ajarkan latihan silat cingkrik.

sosok Kong Uming yang perawakan tubuh sedang dada burung, namun sangat lincah permainan silat cingkriknya membuat babe warno sangat antusias belajar silat cingkrik, dikarnakan keingintahuannya tinggi untuk mendalami silat cingkrik, ketika belajar sambut babe warno pernah dilempar dan dibanting oleh kong uming, namun hal ini menjadikan babe warno semakin kuat rasa penasaran dan ingin tahunya walaupun dibanting babe tetap berlatih terus hingga mahir mempelajari silat cingkrik.

babe warno dulu sempat menjadi salah satu tenaga pengajar perguruan tumbal pitung jat ayu membantu kong uming mengajar cingkrik rawa belong di lapangan bola kecap bango rawa belong bersama bang hasan kumis sampai tahun daritahun 1974 s/d 1976 dikarnakan beberapa hal latihan tidak dilanjutkan. Namun Babe warno terus mengembang silat cingkrik di daerah (di bendhil, tanahabang, pluit, kebayoranbaru, kemayoran, cidodol, kemondoran,sukabumiilir, kemanggisan) Sejak tahun (1973)s/d (1978).

Namun dikarnakan mengalami kecelakaan ketika beliau membawa mobil sehingga menderita patah tulang, sampai saat ini kaki kanan beliau di tanami PEN(tulang platina). Maka babe warno sempat istrahat mengajar silat, namun selama (2) tahun dia istirahat, beliau selalu teringat pesan gurunya kong uming, untuk meneruskan dan menyebar luaskan kesenian budaya silat cingkrik rawa belong kepada generasi ke generasi agar tidak punah.

Kemudian tahun 2005 babe warno diminta untuk mengajar silat cingkrik untuk pemuda karang taruna RW 03 sukabumi utara kebon jeruk Jakarta barat bertempat di sdn 07 pagi, oleh Ketua Rt 07

Bpk Hadi, pada malam selasa selesai pengajian babe warno mendemokan pencak silat cingkrik di peserta pengajian karang taruna Rw 003. Melihat gerakan babe warno yang lincah banyak peserta akhirnya mendaftarkan diri sebagai muritnya, maka dibuatlah jadwal latihan dengan peserta awal 35 orang, namun seiring berjalannya waktu akhirnya silat cingkrik ini pun bubar.

Pada tahun 2007 acara festival Babe Warno mencari murid-muridnya Abdul Majid, Robi Indra, Abdul Kodir, Usup ( Supriatna ) untuk ikut aktrasi menampilkan silat cingkrik, maka mulailah kembali latihan silat cingkrig dengan murit hanya 4 orang, namun tidak menjadikan babe warno putus asa beliau tetap gigh melatih murit2nya untuk dapat tampil mengenalkan kesenian budaya silat tradisional cingkrik rawa belong.

Numun keperihatinan murid-murid Babe Warno hanya dapat mengumpulkan uang untuk iuran beli minum dan makan hanya Rp 5.000 per org uang hanya terkumpul dari 4 org murid sebesar 20 ribu yang hanya di peruntukan memberi air dan gorengan, babe warno tidak memikirkan sedikitpun mengenai bayaran, beliau iklhas memberikan ilmunya untuk generasi masa depan agar terus mengenal budaya silat cingkrik rawa belong.

Berangkat dari pengalaman itu, maka murit-murit babe warno yaitu Abdul majib, Robi Indra, Abdul Kodir dan ucup memohon izin untuk membentuk perguruan Silat Cingkrik Kong Uming Rawa Belong yang pada saat itu bertempat di Sdn 07 pagi Sukabumi Utara. Dan seiring waktu murit babe warno sukendar juga kembali berlatih dan membantu, maka dibukalah pendaftaran untuk siswa baru, walaupun bekas siswa2 yang lama perna belajar saat tahun 2005 yang diadakan karang taruna RW03 pun kembali belajar yaitu Romi, Jekki.

Siswa yang mendaftar semakin banyak tidak hanya masyarakat Rawa Belong namun juga ada dari Tanjun Priok, tangerang, Ciledug, Kampung Rawa, Pancoran dll, turut menuntut ilmu silat cingkrik di bawah murid-murid Babe Warno semakin banyak, maka setiap tahun diadakan latihan seperti Pulau Untung Jawa, Rumah si Pitung Marunda, Curug 7 Cilember, dan Kebon The Puncak pass Namun dikarenakan beberapa hal tempat latihan dipindah dari SDN 07 pagi ke aula pasar bunga dibawah binaan bang zainudin,

Kemudian pada tanggal 2009 terbentuklah Perguruan Pencak Silat Cingkrik Rawa belong (PERCIRA ) Dan resmi terdaptar\Heregitrasi IPSI pada 24 oktober 2012, setalah itu menyusul terdaftar di LEMBAGA KEBUDAYAN BETAWI ( L K B ) \No. Pend : 039 1104 04 B 16. Pada 04 Maret 2016 . Pencak silat Cingkrik mendapatkan sertifikat no :60065/MPK.E/KB/2017 menetapkan karya budaya silat cingkrik dari provinsi DKI Jakarta Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, pada tanggal 4 Oktober 2017 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy.

Perguruan ini didirikan di Jalan Sulaiman Aula pasar bunga rawa belong sukabumi utara, kebon jeruk Jakarta barat

Perkemangan Perguruan Cingkrik Rawa Belong Tradisional Betawi ( PERCIRA)

Penyebaran PERCIRA Perguruan Cingkrik Rawa belong Saat ini PPS. PERCIRA Tersebar dibeberapa wilayah Jakarta Barat. Selain Pusatnya yang berada didaerah Aula Pasar Bunga Rawa belong Perkiraan total murid sekitar 450 Orang dari seluruh anggotanya ada pula cabang atau ranting di:

  1. Domang,
  2. Harun
  3. Sasak
  4. Kemandoran
  5. Joglo
  6. Salam
  7. Jl Zakaria
  8. Gelanggang Olah Raga Kebon Jeruk
  9. SD Alhasanah
  10. SMP Alhasanah,
  11. SDN 08 Kebon Jeruk
  12. SDN 03 Kelapa Dua
  13. SDN 04 Sukabumi Utara
  14. SMPN 189,
  15. SMPN 191,
  16. SMPN 71 dan
  17. SMAN 112
  18. SMP 1 Meruya
  19. SMK Yadika 1
  20. SDN 05 Kelapadua
  21. SMPN 43 Jakarta Selatan
  22. SDN 03 Kelapa Dua
  23. SMP & SMK Bina Insan Mandiri
  24. SMP AL Maffatih
  25. Rptraa Manggis
  26. Rptra Maya Asri
  27. Rptra Rambutan
  28. Rptra Dupa Wangi
  29. Rptra Kecapi
  30. Rptra Nusa Indah
  31. Rptra Mahkota
  32. Rptra CeriaRptra Kebon Jeruk Kota

    Susuanan Organisasi PERCIRA   
  Dewan Guru :  Alm Suwarno Ayub    
    Ketua Dewan Pembina

Letjen TNI (Pur) Marinir H.Suharto
M. Iqbal Marzuki.SE
Drs. Rohmani.M.M
H. Fauzi Sidik

   
         
  Ketua Umum : Robi Indra. S.Sos    
  Sekretaris : Suheri SH.i , Ahmed Tofan SHi    
  Humas : Yusron, Fajrin, Joe    
  Bendahara : Mega Nur Halimah    
  Pelatih DKI – Mahromi, Ruslandi    
         
  Pelatih Senior : Sukendar, Abdul Kodir, Supriyatna    
  Ast. Pelatih Unit/ Ast. Dojang : Dede, Latifah Fauziah, Imam Ahmad,
Mega Nurhalimah, Latifah Fauzia, Bazar Rizkilah, Lani Khailani Lubis, Agung, Bobby, Rizky,
   
         
         
  Wasit Juri Nasional : Robi Indra. S.Sos    
  Wasit Juri DKI :  Sukendar,     Supriatna    
  Divisi Agama : Said Ramadhan, Sidik    
  Divisi Palang Pintu : Aditya    
  Divisi Lenong : Fian Alamanda    
  Divisi Robana Ketrimpinng & Hadro : Aman    

Pengalaman Penampilan

No Pengalaman Penampilan Keterangan
1 Mengikuti Festival Pencak Silat DISPORA Diadakan oleh DISPORA DKI Jakarta Tahun 20015,2016 dan 2017
     
2 Mengikuti Festival Palang Pintu tanggerang ( Lebaran Betawi ) Diselenggarakan Oleh Pemprov Tanggerang Tahun 2016
3 Festival Palang Pintu Kemang Dislenggarakan Oleh Pemprov DKI Jakarta Tahun 2016
4 Festival TMII ( Taman Mini Indonesia Indah ) Diselenggarakan Oleh Pihak Taman Mini Tahun 2015,2017
5 Mengisi Acara di Stasiun Televisi Suasta Diselenggarakan Oleh Pihak Taman Mini Tahun – 2017,
6 Menyambut Gubernur Terpilih Bang Anis dan  Sandi ( Palang Pintu ) TVRI – 2015, NET TV – 2016, RCTI – 2016, SCTV 2017
7 Mewakili Silat Cingkrik Tradisional Betawi  Dalam Penyerahan Sertifikat Budaya Tak  Benda Indonesia Diselenggarakan Oleh KEMENDIKBUD ( Gedung  Kesenian Jakarta ) 2017
8 Mengisi Acara Pesta Rakyat dan Pelantikan  Gubernur Terpilih DKI Jakarta Di laksanakan di Balai Kota DKI Jakarta Tahun 2017
9 Mengikuti Festival Rawa Belong 2016 Di adakan oleh Sudin Pariwisata dan Kebudayaan  Tahun 2016
10 Lebaran Betawi 1000 Pendekar Di adakan di Bunderan Hotel Indonesia 2016
11 Menikuti O2SN ( Olimpiade Olah Raga Siswa   Nasional ) Di adakan Pada Tahun 2014, 2015, 2016, 2017
12 Festival Lenong INDRAJA ( Ikatan Drama  Jakarta ) Tahun 2017
13 Mengisi Kegiatan HUT RI 72 ( Drama Jendral  Sudirman ) Diadakan Oleh Dandim 05/03 di Wali Kota Jakarta  Barat tahun 2017
14 Mengisi Kegiatan Milad PS Perisai putih Diadakan Oleh PS Perisai Putih di Ancol Tahun
15 Mewakili Anjungan DKI Jakarta Di Festival Diselenggarakan oleh TMII Tahun 2017
  Mengisi Kegitandi wali Kota Parede Budaya Penampilan Pencak Silat Tradisional Diselenggarakan di wali kota jakbar oleh Sudin Pariwisata dan Budaya
16 Bekerja sama dengan anjungan DKI TMII Membuat event Festival SIlat Betawi Di selenggarakan di Anungan DKI Tmii Tahun 2019
17 Juara Umum Festival Silat Nasional SWN4 dengan Perolehan 9 Piala Full Katagori Diselenggarakan di pasar seni Ancol
18 Juara Umum 1 festival Pencak Silat IPSI Jakarta  Barat Diselenggarakan di GOR Cengdrawasi Cengkareng tahun 2019
19 Bekerja sama dengan KODIM 05/03 JB Membuat event Festival SIlat Betawi Diselenggarakan di GOR TANjung DUren Cengkareng tahun 2020

Penghargaan

No Pengalaman Penampilan Keterangan
1 Juara Harapan 2 Festival Palang Pintu  Tanggerang Festival Palang Pintu Tanggerang Tahun 2015
2 Juara Harapan 1 Festival Palang Pintu  Kemang Festival Palang Pintu Kemang Piala Gubernur  DKI Jakarta Tahun 2016
3 Juara 2 Kategori Tunggal Putra Dibawah Usia 14 Tahun Festival Rawa Belong Festival Rawa Belong Sudin Pariwiata dan  Kebudayaan 2016
4 Juara 1 Kategori Ganda Sambut Festival Rawa Belong Festival Rawa Belong Sudin Pariwiata dan  Kebudayaan 2016
5 Juara 1 Kategori Bombang Kelompok Rawa Belong Festival Rawa Belong Sudin Pariwiata dan  Kebudayaan 2016
6 Juara Harapan 3, Harapan 2, Harapan 1, Kejuaraan DISPORA Tahun 2017
7 Juara 1 O2SN Kategori Putra Kelas A Tahun 2016
8 Juara 3 O2SN Kategori Putra Kelas A Tahun 2016
9 Juara 3 O2SN Kategori Putra Kelas J Tahun 2016
10 Juara 3 O2SN Kategori Putra Kelas J Tahun 2016
11 Juara Terbaik Putri di Atas 14 Tahun  Kategori Tunggal ( Mewakili Anjungan DKI  Jakarta ) Festival TMII 2017
12 Juara Terbaik Putra di Atas 14 Tahun  Kategori Tunggal ( Mewakili Anjungan DKI  Jakarta ) Festival TMII 2017
13 Juara Terbaik Putra Kategori Tunggal Padepokan Pencak Silat TMII 2016
14 Juara Harapan 1 Lenong INDRAJA ( Ikata  Drama Jakarta ) Di adakan pada Tahun 2017
15 Penghargaan Guru Besar Baba Suwarno Ayub   oleh BAMUS Betawi ( Badan Musyawara Betawi) Diadakan di Setu Babakan pada Tahun 2017
16 Penghargaan Guru Besar Baba Suwarno Ayub  Silaturahmi 1000 Pendekar Diadakan di Bunderan Hotel Indonesia 2016
17 Penghargaan Guru Besar Baba Suwarno Ayub  sebagai Maestro Silat Tradisi Betawi Diadakan oleh Pengprov DKI 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *